“Tempat-tempat ini menjadi ikon wisata di Surabaya. Potensinya sangat bagus dan yang lebih utama lagi tempat-tempat ini saling terintegrasi,” terang Anas.
Oleh karena itu, lanjut Anas yang juga wakil ketua komisi B DPRD Surabaya ini akan terus mensuport langkah pemkot dalam memaksimalkan lagi potensi wisata-wisata di pesisi Surabaya.
“Kita akan dukung apalagi pendapatan di sektor wisata di Surabaya itu sangat potensial maka harus lebih dioptimalkan dalam menyokong pendapatan asli daerah (PAD) bagi pemerintah kota,” paparnya.
Anas Karno kembali menjelaskan, sebenarnya embrio industri wisata pesisir di Surabaya sudah terbentuk. Misalnya di sekitaran THP Kenjeran banyak pedagang olahan hasil laut nelayan setempat.
“Kita mendorong pertumbuhan industri wisata di Surabaya yang tentunya akan integral dengan pertumbuhan UMKM. Lewat potensi-potensi yang tersedia,” pungkas Anas Karno.












