Politisi yang kini maju mencalonkan DPRD ditingkat provinsi ini menambahkan bahwa keberadaan balai RT ini sebagai sarana kegiatan warga diperkampungan.
“Seperti saat saya sambang warga di RT 8 RW 8 Airlangga misalnya balai RT mereka digunakan sebagai tempat belajar anak-anak dan kegiatan warga. Tetapi fasilitas penunjang disana minim. Tidak ada wifi sebagai sara belajar,” sambung Mahfudz.
Tak hanya wifi, lanjut Mahfudz, sarana pengaman seperti cctv juga mereka tidak punya.












