Pertama, Sri Untari menyebut, bahwa Presiden Jokowi berpesan kepada seluruh masyarakat agar pada Pemilu 2024, dapat mencari sosok pemimpin yang bisa meneruskan apa yang telah dikerjakan saat ini. “Itu adalah pesan moral seorang Presiden yang telah berhasil. Saya kira itu penting untuk didengarkan oleh para calon pemimpin berikutnya,” kata Sri Untari.
“Bagi PDI Perjuangan, Mas Ganjar pastilah akan memenuhi seluruh amanat pesan Pak Jokowi itu. Bagi kami itu, tidak ada kata lain selain melanjutkan apa yang sudah beliau (Jokowi) mulai,” lanjut dia.
Selain soal mencari sosok pemimpin, Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) itu juga menyebut, dalam pidatonya Kepala Negara menyinggung terkait moral sosial masyarakat. “Moral sosial masyarakat sekarang ini agak kacau, karena banyak orang yang seenaknya berbicara. Saya kira kita harus kembali bahwa kita bukan demokrasi liberal tapi kita demokrasi Pancasila,” ucapnya.
Menurut dia, dalam demokrasi Pancasila, ada etika dan batasan-batasan. Dimana dalam demokrasi Pancasila, bukan hak individu yang dilindungi secara demokratis tetapi hak kolektif. “Artinya bukan seperti demokrasi barat yang boleh mencaci maki siapa saja, karena memang dilindungi. Sekarang demokrasi, benar, tapi ada batasannya demokrasi Pancasila itu,” ujarnya.



