Sajarod menambahkan, sejumlah 11 Peserta didik yang melakukan kuliah kerja profesi turun langsung ke lapangan dengan serangkaian Agenda sebagai syarat penyusunan tugas akhir pendidikan, dengan pendampingan Perwira penuntun 2 orang yaitu Kombespol. Parhorian Lumban Gaol, S.H., S.I.K, Kombespol. Andreas Widihandoko, S.H.,M.H.
“Ke-11 peserta didik melakukan observasi dengan metode wawancara dan quisioner dengan sasaran kasat-kasat Opsnal Polres Tegal untuk mengumpulkan bahan keterangan dan data-data pelengkap penyusunan tugas akhir,” sambungnya.
Usai wawancara, peserta didik dibagi menjadi 4 tim yang melakukan bakti sosial pemberian paket sembako dan tali asih terhadap anak-anak stunting di wilayah Kecamatan Kramat; Wisata Kuliner Cempe Lemu yang viral belakangan ini dengan tujuan pengumpulan data terkait kesadaran menjaga harkamtibmas, Anggota Polri yang ikut memajukan UMKM a.n. Bripka Syarif Mujiharto Anggota Polres Tegal yang merintis usaha Telur Asin, serta kunjungan tokoh masyarakat / Local Heroes di Kabupaten Tegal a.n. Ahmad Mujahid yang merupakan purnawirawan Polri dan sering melakukan pembinaan religi pada masyarakat sekitar di Kelurahan Pakembaran Kecamatan Slawi.



