Atas kondisi tersebut, Lilis menambahkan bahwa selama tiga bulan pelayanan Posyandu ditempatnya kurang optimal. Dimana biasanya pada pelayanan sudah stanby jam setengah delapan namun saat ini setengah sembilan baru dimulai karena harus pinjam alat-alat dulu.
“Terpaksa kita pinjam ke kader sendiri atau ke Posyandu lain. Jadi kan terlambat karena ambil alat-alat itu kita pinjam jadi pelayanan molor,” terang Lilis.
Lilis melanjutkan bahwa, rusaknya timbangan telah ia laporkan ke pihak Puskesmas namun, belum ada konfirmasi lagi.
“Jadi kami sebagai petugas kader harus mengupayakan. Ya satu-satu jalan adalah meminta kepada Pak Anas dan Alhamdulillah ini sudah direalisasikan,”ungkapnya.
Sehingga Lilis memastikan bahwa untuk selanjutnya setelah adanya bantuan alat tersebut pelayanan akan kembali seperti semula.



