Menurut Sucahyo, pemasangan atap sementara, tidak dilakukan di seluruh area bekas kebakaran.
“Hanya sekitar 40 persen saja. Menyesuaikan kebutuhan jumlah pedagang. Ada sekitar 200 an pedagang,” pungkasnya.
Seperti diketahui Pasca terbakar tahun 2021, Pasar Kembang lantai 2 hampir tidak beratap. Bahkan sejak awal bulan lalu, sisa-sisa atap yang rusak sudah diturunkan untuk mencegah resiko ambruk.
Upata revitalisasipun masih menunggu turunnya penyertaan modal dari Pemkot Surabaya.



