Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Antiek Sugiharti mengatakan bahwa kegiatan lomba cipta menu makanan Beragam, Bergizi Seimbang serta Sehat (B2SA) ini sebagai upaya menciptakan menu-menu sebagai upaya penurunan stunting.
“Selain mengedukasi masyarakat tentang makanan beragam, bergizi seimbang dan aman. Kami mendorong kreatifitas untuk menciptakan menu-menu yang fokus pada pencegahan stunting terutama pada ibu hamil,” kata Antiek.
Antiek melanjutkan bahwa para peserta lomba sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dan pembinaan tentang makanan beragam bergizi seimbang serta aman.
“Perlu diketahui bahwa menu ini semuanya menggunakan bahan selain beras, tepung terigu dan turunannya,” lanjutnya.
Antiek juga menyebut kegiatan lomba ini juga dalam rangka menjaring para peserta untuk menjadi perwakilan kota dalam tingkat provinsi.
“Pesertanya ini merupakan perwakilan dari 31 kecamatan. Yang terdiri dari 2 anggota. Dimana nantinya akan meneruskannya kepada masyarakat,” paparnya.












