“Tidak hasil yang mengkhianati proses dan kerja keras, penuh pengabdian. Hasil besar tidak bisa diperoleh dalam sekejap, seperti membalikkan telapak tangan, dengan bekerja satu, dua, tiga hari. Melainkan melalui kerja-kerja politik panjang, sepanjang waktu dan berkesinambungan, berjaringan dan dilakukan dengan tekun. Dengan kesabaran panjang,” pungkasnya.
Sebagai informasi dalam riset yang dilakukan oleh Surabaya Survey Center (SSC) mengenai kecenderungan perilaku pemilih warga kota Surabaya menjelang Pemilu 2024. Dimana sebanyak 57,3% responden menyatakan Caleg PDI Perjuangan sering turun ke lapangan untuk bertemu dengan konstituennya, diikuti oleh Demokrat yang meraih 4,2% dan Golkar 3,5%, Gerindra 3,3% dan PKS dengan 3,2%, kemudian PKB dan PAN masing-masing memeroleh 3% dan 2,9%. Sedangkan Nasdem 2,6% dan Perindo 2,3% serta ada PSI 0,8%, PPP dengan 0,6%. Partai sisanya yakni ada PBB, Hanura, Gelora, dan Buruh sama-sama memeroleh 0,1%, sementara PKN, Garuda, dan Ummat tidak memeroleh prosentase. Sedangkan yang tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 15,9%.
SSC adalah salah satu lembaga survei yang bernaung dibawah Asosiasi Survei Opini Publik Indonesia (ASOPI) dan aktif dalam berbagai kegiatan riset opini publik sejak 16 tahun lalu, tepatnya sejak 7 Juli 2007.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh SSC ini dilaksanakan dari tanggal 20 – 30 Juni 2023 di 31 Kecamatan Kota Surabaya. Sebanyak 1.200 responden dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Penentuan responden dalam setiap Kartu Keluarga (KK) dilakukan dengan bantuan kish grid.(*)












