Melalui pemilihan Duta Pelajar Anti Narkoba, pihaknya juga berharap akan muncul generasi muda yang siap menjadi tameng atau garda terdepan dalam menolak narkotika. Termasuk pula diharapkan para pelajar itu mampu mendorong lingkungan sekitar untuk memerangi narkoba.
“Duta Pelajar Anti Narkoba nantinya juga diharapkan paham terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, cara memberantasnya, serta dapat mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Tak lupa, Wali Kota Eri Cahyadi juga berpesan kepada para generasi muda agar tetap berhati-hati dalam bergaul. Ia berharap, para generasi muda ini dapat menyalurkan bakat dan minatnya ke dalam kegiatan yang bersifat positif. Misalnya, melalui kesenian tari, olahraga atau game.
“Saya berharap Duta Pelajar Anti Narkoba nanti untuk bersiap-siap menjadi perpanjangan tangan BNN untuk melaksanakan program pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika,” imbuhnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala BNNK Surabaya, Kombes Pol Roni Bahtiar Arief mengungkapkan, bahwa pemilihan Duta Pelajar Anti Narkoba Tahun 2023 diikuti para pelajar dari jenjang SMA/SMK sederajat di Kota Pahlawan.












