Surabaya, cakrawalanews.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan intervensi kepada pasangan keluarga Choirul Anam (36) dan Yunita Puji Lestari (36). Intervensi diberikan karena empat dari enam anak keluarga tersebut, enggan sekolah lantaran kurangnya motivasi dan semangat dukungan dari orang tua.
Hal itu setelah menjadi perhatian serius Wali Kota Eri Cahyadi. Selain memberikan intervensi Wali Kota Eri meminta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Serta Pertanahan (DPRKPP) untuk melakukan perbaikan rumah keluarga tersebut.
“Makanya nanti Cipta Karya (DPRKPP) biar dicek. Yang penting cahaya masuk, sirkulasi udara bagus, lampunya ditata, dan kamar mandi diperbaiki,” ungkap dia.
Meski demikian, Cak Eri memastikan, selama ini Pemkot Surabaya telah memberikan intervensi kepada keluarga tersebut. Akan tetapi, karena kurangnya peran dukungan dari orang tua, sehingga anak-anak mereka enggan sekolah.
“Selama ini ada intervensi, tapi keluarganya tidak memberikan semangat. Anaknya tidak sekolah, dibiarkan. Ini berarti mengedukasi keluarga,” katanya.












