Ia mengakui, banyak anak di RAP yang memiliki bakat dan potensi pada bidang masing-masing. Salah satunya adalah di bidang menggambar dan melukis.
Bahkan menurutnya, hasil karya lukisan mereka ini terlihat estetis dan tidak kalah dengan anak-anak normal lainnya.
“Nah, potensi mereka itu bisa dimanfaatkan untuk mereka bisa berkarya. Dan tadi dibantu UNAIR untuk nge-print dan ditempel di bajunya. Ternyata hasilnya keren-keren, dan ini (karya anak-anak) juga sudah dipasarkan masuk ke marketplace,” kata Bunda Rini.
Bunda Rini juga mengungkapkan, jika hasil penjualan dari karya anak-anak ini kemudian ditabung dan dikumpulkan sendiri oleh mereka. Sehingga diharapkan uang tabungan ini ke depan juga bisa bermanfaat bagi mereka.
“Bagaimana mereka (orang tua) bisa mendampingi anak-anaknya hingga bisa seperti ini bukanlah hal yang mudah. Tapi dengan ketelatenan dan kesabaran, bisa kita lihat hasilnya luar biasa,” ucapnya.
Bunda Rini juga menyatakan, bahwa Pemkot Surabaya sangat terbuka untuk memfasilitasi hasil karya Rumah Anak Prestasi. Bahkan, kata dia, hasil karya produk mereka bisa ditaruh di Surabaya Kriya Gallery (SKG).



