Agus Basuki, tokoh senior PDI Perjuangan, berkisah posko-posko itu dulu menjadi simpul penting gerakan Promeg’96 pada Pemilu 1999. “Gerakan rakyat saat itu luar biasa. PDI Perjuangan menang besar pada Pemilu 1999. Sekarang, posko-posko itu diaktifkan untuk memenangkan Mas Ganjar Pranowo dan PDI Perjuangan pada Pemilu 2024. Insya Allah akan menang besar,” kata Agus.
Sekretaris PAC PDI Perjuangan Kec. Mulyorejo, Dhika, mengatakan pihaknya telah menetapkan satu kelurahan minimal berdiri 5 posko gotong royong. Di wilayahnya ada kelurahan. “Bisa di rumah-rumah pengurus atau warga, atau di tempat-tempat keramaian,” ujar Dhika.
Di Kelurahan Pacar Kembang, Tambaksari, peresmian posko gotong royong “Ganjar Presiden” dihadiri Sekretaris DPC PDIP Surabaya Baktiono, politisi perempuan Khusnul Khotimah dan anggota DPRD Jatim dari PDIP, Jordan Bataragoa. Bertempat di kawasan Jalan Kepiting.
“Posko gotong royong ini inisiatif kader-kader banteng bersama warga masyarakat. Untuk memengkan PDI Perjuangan dan Mas Ganjar Pranowo dalam Pemiliu 2024,” ujar Dwi Pirmanto, Ketua Ranting PDIP Kel. Pacar Kembang.
Baktiono mengatakan, posko-posko gotong royong bermunculan di Kota Surabaya. Gerakan para kader banteng bersama warga masyarakat terus menggelinding di berbagai tempat. “Dengan jiwa militansi, pantang menyerah, kita menangkan PDI Perjuangan dan Mas Ganjar Pranowo. Kita terus memperkuat gotong royong dengan warga kampung,” kata Baktiono.












