“Dengan adanya pelatihan ini peserta diharapkan mampu memahami mengenai konsep pertolongan pertama dan kegawat daruratan serta mampu melakukan Tindakan pertolongan pertama dengan tekhnik yang tepat,” ungkapnya.
Adapun kegiatan tersebut, berlangsung selama satu hari pada Sabtu (8/4/2023), yang dipusatkan di gedung Aula PMI Kabupaten Tegal.
Lebih jauh Totok Novariyanto menjelaskan, dengan relawan berkompeten maka mereka bisa berbuat atau melakukan tindakan pertolongan dan penyelamatan ketika terjadi keadaan darurat terutama dalam penugasan PAM lebaran.
”Keterampilan pertolongan pertama yang dimiliki diharapkan bisa diterapkan di lapangan, dengan tujuan untuk memberikan pertolongan dan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan,” paparnya.












