“Jadi penambahan quota seleksi PPPK untuk guru harus ada,” jelas anggota DPRD Jatim dari Daerah Pemilihan (Dapil) Bojonegoro-Tuban.
Selain itu pihaknya kata Fauzan juga meminta Pemprov Jatim memperhatikan guru honorer yang dinyatakan lulus passing grade, tetapi tidak masuk dalam formasi PPPK. Pasalnya nasib para guru harus menjadi perhatian lebih, sesuai dengan janji pemerintah yang ingin memprioritaskan tenaga kependidikan.
“Saya mendapat kabar, ada lebih dari enam ribu guru passing grade yang nasibnya kurang jelas. Ini harus juga dicarikan solusinya, demi kesejahteraan para guru,” pungkas pria yang juga Bendahara DPW PKB Jatim ini.












