Khusus untuk lapangan pendukung, Wiwiek mengungkapkan, jika FIFA juga memberikan sejumlah catatan kecil yang harus dilakukan penyesuaian. Namun begitu, ia memastikan jika penyesuaian itu tidak dalam kategori besar atau mayor.
“Ada perubahan-perubahan sedikit, tapi bukan mayor, yang hal-hal kemarin sudah disampaikan. Jadi, kita lebih kepada penyesuaian-penyesuaian, seperti itu,” ungkapnya.
Wiwiek memastikan, bahwa Pemkot Surabaya bersama stakeholder terkait akan terus bekerja keras menyempurnakan kekurangan hingga berlangsungnya pelaksanaan Piala Dunia pada 20 Mei – Juni 2023.
“Kita all out ya, kita akan terus sampai tanggal 20 Mei 2023, sampai selesai pun kami akan terus all out,” pungkasnya.












