Sehingga para atlet dari kabupaten/kota yang selama ini berlatih bisa memiliki banyak kesempatan untuk bisa mengeluarkan kemampuanya terbaiknya. “Petanque ini jenis olahraga permainan dan harus banyak digelar event agar teknik, fisik dan mental semakin terlatih,” katanya.
“Bahkan di dua series terkahir kita akan mengundang provinsi lain,” tambah Nurhasan yang juga menjabat sebagai Ketua Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Jatim.
Ia juga mengatakan kalau Kejuaraan Rektor Series ini adalah yang pertama di Indonesia dan akan jadi role model pembinaan secara nasional. Tujuan lainnya adalah untuk mengembangkan olahraga Petanque di Jatim maupun Indonesia.
Sebab petangque ini termasuk olahraga yang bisa dimainkan semua kalangan masyarakat karena hanya memerlukan lahan 4x15m. “Kenapa Malaysia dan Thailand bisa juara dunia?, karena disana setiap rumah ada lapangan petanque, selain itu lapangan petanque bisa dibangun dilahan parkir atau depan mall,” katanya.



