“Si I mengalami luka bacok di telapak tangan hingga tembus mengenai tulang. Sedangkan T luka di bagian dengkul kaki kiri dengan enam jahitan,” kata Hamonanan, Jumat (28/7/2017).
Saat tawuran pecah, Hamonangan menyebut I dan T bersama dengan sekitar 13 rekannya yang lain bentrok dengan sekitar 20 pelajar dari sekolah yang berbeda.
Ada beberapa pelajar yang menurut keterangan saksi membawa Sajam. Menurut Hamonangan, para pelajar yang terlibat tawuran langsung melarikan diri saat polisi tiba di lokasi. Saat itulah, polisi mendapati ada dua pelajar yang tersungkur dengan luka-luka di tubuhnya.












