“Kalau soal omset belum bergerak masif, ya tugas kita menaikkan produktivitas dengan melakukan pendampingan, tidak hanya teori. Harus dipakai dan dirasakan, kalau kita merasa nyaman maka yang lain pasti merasa nyaman. Alhamdulillah itu yang saya minta ke teman-teman pemkot, kita harus bangga dengan produk buatan Indonesia,” jelasnya.
Sementara itu sebelumnya, Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Anas Karno berharap para pelaku UMKM Surabaya supaya terus meningkatkan kemampuan baik dari segi kualitas maupun manajemen agar UMKM ini bisa naik kelas.
Menurut Anas, produk UMKM ini harus bisa maksimal terserap pasar juga membutuhkan peran dari pemerintah kota. ” Produk UMKM ini harus bisa maksimal terserap pasar juga membutuhkan peran dari pemerintah kota,” pungkasnya.



