Sementara itu, terkait sosok Calon Wakil Presiden (Cawapres) pendamping Anies, Emil Dardak menjawab bahwa AHY adalah sosok yang sangat tepat. Pasalnya, Anies-AHY merupakan figur yang saling melengkapi, dan mencerminkan tokoh yang mengusung perubahan.
“Disamping itu kami melihat bahwa chemistry antara kader Demokrat, mas AHY dengan mas Anies menguat,” tambahnya.
Emil Dardak mengatakan, kader di Jawa Timur masih menunggu arahan resmi dari DPP untuk pemenangan Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang.
Kendati demikian, pengurus sudah melakukan silaturahmi politik dengan beberapa parpol seperti Nasdem dan PKS guna semakin memuluskan jalan koalisi perubahan.
“Kita menunggu arahan dan panduan lebih kongkrit lagi dari DPP,” pungkasnya.
Menyusul Partai Nasdem dan PKS, Partai Demokrat akhirnya secara resmi telah mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (bacapres) tahun 2024 mendatang.



