“Kita mendapatkan janji bahwa realisasi dilakukan secara estafet. Ketika kita konfirmasi dalam rapat di kecamatan belum bisa dilaksanakan. Kita tidak tahu apakah masih dalam proses atau bagaimana kita tidak tahu,” jelasnya.
Meskipun kata Mohamad Sani, genangan tersebut tidak berlangsung lama, karena sudah ada peninggian dan pavingisasi serta perbaikan saluran yang terealisasi terlebih dahulu, melalui program usulan Pokok Pikiran (Pokir).
“Pengerjaan pavingisasi dan perbaikan saluran yang kami usulkan melalui Pokok Pikiran (Pokir) DPRD milik pak Anas sebelumnya yang sudah rampung dikerjakan, dan berfungsi dengan baik sehingga, genangan dikampung cepat surutnya,” tuturnya.
Oleh karena itu, Mohammad Sani berharap melalui Anas Karno untuk mengawal usulan warga tersebut, agar terealisasi.
“Kami berharap pak Anas bisa membawa usulan kami,” terangnya.



