“Saya baru tahu kalau ada persoalan seperti ini. Sangat disayangkan kalau ada warga tidak bisa mengurus KK, sehingga tidak punya KTP,” jelasnya.
Padahal kata legislator Fraksi PDIP tersebut, kalau tidak punya KTP maka Pemkot Surabaya tidak bisa memberikan intervensi berbagai program.
“Seperti berbagai program bantuan sosial, diantaranya rutilahu, permakanan, sekolah gratis, seragam gratis, bea siswa SMA/SMK, dan lain sebagainya,” imbuhnya.
Anas mendorong kepada lurah setempat untuk turun ke warga yang menghadapi persoalan administrasi kependudukan tersebut.
“Kita minta lurah untuk turun melihat langsung persoalan warga dan dicarikan solusinya,” pungkas.












