Saida menjelaskan, tidak hanya Alun-Alun Surabaya saja yang digunakan sebagai salah satu latar suasana syuting tersebut, melainkan ada beberapa lokasi lainnya, Diantaranya, Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL), bangunan di kawasan Jalan Kalimalang, Jalan Karet, dan kawasan wisata Kya-Kya, Maybank samping Polrestabes Kota Surabaya, Jalan Kramat Gantung, Jembatan Merah, hingga Gedung Kesenian Jawa Timur Cak Durasim.
“Keuntungannya adalah wisata di Surabaya bisa diangkat untuk diketahui oleh masyarakat seluruh Indonesia, bahkan internasional. Ini sangat baik untuk memajukan destinasi wisata di Surabaya,” jelasnya, Rabu (18/1/2023).
Dengan hadirnya para sineas Ibu Kota, ia berharap pertumbuhan perfilman di Kota Surabaya juga bisa ikut meningkat. Apalagi, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga memberikan dukungan kepada dunia perfilman tanah air dengan mendorong ketertarikan para sineas muda di Kota Pahlawan.












