Surabaya, cakrawalanews.co – Capaian realisasi dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Surabaya nampaknya belum bisa penuhi target yang dipasang ditahun 2022.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Surabaya, Musdiq Ali Suhudi menyebut, realisasi total Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya di tahun 2022 tanpa Silpa, sebesar Rp 8,57 triliun. Posisi ini masih lebih tinggi sekitar Rp 250 milyar, dibandingkan tahun 2021.
“Khusus untuk PAD sendiri posisinya Rp. 5,15 triliun. Posisi ini masih lebih tinggi sekitar Rp. 300 milyar dibandingkan akhir tahun kemarin,” jelasnya, usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi B DPRD Surabaya, pada Rabu (28/12/2022).
Musdiq juga membeberkan bahwa untuk PAD disektor pajak mencapai Rp 4,12 triliun. Lagi-lagi besaran ini lebih tinggi sekitar Rp 500 milyar, dibandingkan tahun lalu yang posisinya Rp 3,6 triliun.
“Namun kalau dibandingkan dengan target PAD tahun 2022 yang cukup tinggi sebesar Rp 9,5 triliun. Maka posisi PAD saat ini mencapai 87,15 persen,” jelasnya.












