Lebih lanjut Anas mengatakan, PIP ini bisa menjadi pelengkap dari berbagai bantuan pendidikan yang diberikan Pemerintah Kota Surabaya.
Legislator yang menjabat Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya tersebut menambahkan, PDIP Surabaya sudah berkomitment membangun Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan.
“Kader-kader PDI Perjuangan terus bergerak ditengah masyarakat. Menengok tetangga kiri dan kanan, untuk mengetahui kondisi warga. Mereka wajib membantu, kalau menemukan keluarga tidak mampu,” imbuhnya.
Sementara itu Devi Sekretaris PAC PDIP Kecamatan Tenggilis Mejoyo yang turut hadir di acara sosialisasi, menambahkan, para penerima PIP sudah melalui prosedur. Diantaranya proses verifikasi kelayakan dari Kementrian Kebudayaan dan Pendidikan.
“Mereka ini merupakan keluarga tidak mampu yang diusulkan data Dapodiknya oleh kader PDIP, saat turun ke masyarakat. Kemudian menjadi bagian dari kuota Dapilnya Mbak Puti, untuk wilayah Surabaya dan Sidoarjo, setelah diverifikasi oleh Kemendikbud,” terangnya.












