Hadir diantaranya Adi Sutarwijono, jajaran pengurus DPC, pengurus di level kecamatan atau PAC, di tingkat kelurahan atau Ranting, dan di tingkat RW atau Anak-Anak Ranting.
Ada juga pemberian kursi roda bagi warga masyarakat yang membutuhkan, kebijakan pemberian makanan siap saji, pemberian bantuan bahan makanan dan mengurangi angka balita stunting.
Adi memberikan suntikan semangat kepada jajaran kader banteng di Simokerto. “Pergerakan kader-kader PDI Perjuangan di tengah-tengah rakyat, tidak boleh berhenti. Terus bergerak bersama warga masyarakat. Membangun kekuatan gotong royong, menyelesaikan persoalan-persoalan konkrit rakyat,” kata Adi.
Problem rakyat itu seperti memperjuankan perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan jamban, urusan pendidikan dan kesehatan, perbaikan-perbaikan jalan, saluran air dan lampu penerangan jalan umum.
“Kita mensyukuri, PDI Perjuangan Kota Surabaya memiliki kekuatan 3 pilar partai, yang berjalan sinergi, bahu-membahu, dan saling menguatkan,” kata Adi di depan kader-kader banteng Simokerto.
Ketiga pilar itu adalah jaringan struktur PDI Perjuangan sampai level RW, kemudian kekuatan 15 anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kota Surabaya, dan Eri Cahyadi-Armuji selalu kader partai yang bertugas di eksekutif pemerintahan.
Konsolidasi internal PDI Perjuangan juga digelar kader-kader banteng di Kelurahan Rungkut Menanggal, Kec. Gununganyar.



