Sebagai tindak lanjut, Pimpinan Dewan itu juga berkomunikasi dengan Walikota dan Kapolrestabes Surabaya.
“Prinsipnya, Pemerintah Kota bersama Polrestabes terus berupaya untuk menjadikan Surabaya ini kota yang tertib dan aman, operasi gabungan dari unsur Pemkot, TNI/Polri, Ormas tadi malam juga mulai dilakukan,” ungkapnya menenangkan.
Menurut tokoh perempuan Surabaya itu, sebagai solusi berkelanjutan maka penanganan hulu dan hilirnya harus tepat. Harus ada upaya mendalami apa motif pelaku, problem sosial harus dicermati. Langkah preventif dan edukasi perlu dilakukan selain pendekatan hukum bila dirasa meresahkan dan membuat onar.
“Disayang dulu, kalau gak iso yo dihukum jika buat onar. Agar kejadian tidak muncul tenggelam, maka harus diketahui betul penanganan secara hulu dan hilir. Jadi anak-anak yang sudah dirazia itu sekolah di mana, bagaimana latar belakang keluarganya lalu motivasinya apa,” lanjutnya.
Reni juga mendorong Pemkot terus beri perhatian pendidikan dan kesejahteraan kepada warga rentan problem sosial. Penguatan peran keluarga juga harus jadi perhatian.



