“Ini langkah cerdas. Ini yang disebut kekuatan kultur keagamaan yang mengakar dan tumbuh yang harus dijaga dan dikelola. Karena ini merupakan sendi masyarakat beragama berbudaya bernegara dan berbangsa,” kata Gus Muhaimin, Sabtu (3/12/2022).
Dengan semagat menjaga bangsa tersebut, cicit KH Bisri Syansuri ini mengadakan festival albanjari, agar pegiat terbangan tersebut tetap merasa diakui dan diapresiasi. Sehingga berefek domino menarik generasi muda sadar akan keunikan budaya Indonesia.
“Hari ini kami mencanangka komitmen, bersama-sama menjaga tradisi budaya kita dalam melaksanakan banjari diberbagai tempat,” katanya.



