“Tadi malam kita juga datangi warung kopi di Jalan Rajawali yang menyetel musik suara kenceng. Jadi kita pesan ke mereka bahwa boleh buka 24 jam, tapi kita minta agar pengeras suara atau speaker mulai pukul 22.00 WIB atau 23.00 WIB supaya dimatikan,” ungkap dia.
Selain menyasar warung-warung kopi yang buka 24 jam, patroli Asuhan Rembulan Pabean Cantian juga melakukan pengawasan di Jalan Kembang Jepun. Menurut Rizal, kawasan itu pada hari biasa berpotensi digunakan untuk lokasi balap liar para remaja.
“Jalan Kembang Jepun kalau hari-hari biasa itu sepi, juga rawan terjadinya balap liar. Jadi, kita standby juga di sana,” terangnya.
Dari hasil patroli tadi malam, Rizal juga mengaku menjaring tiga remaja yang terindikasi akan mengarah ke tindakan yang mengganggu trantibum. Saat itu ketiga remaja tersebut ditemukan tengah nongkrong di kawasan Jalan Kalimas Barat tengah malam. “Itu kita amankan 3 anak yang sekiranya bergerombol. Kita lakukan langkah persuasif, akhirnya kita minta mereka untuk pulang,” jelasnya.
Rizal memastikan bahwa patroli Asuhan Rembulan di wilayah Kecamatan Pabean Cantian akan rutin dilakukan setiap malam. Sedikitnya, 14 personel dikerahkan dalam setiap giat patroli tersebut. Para personel itu terdiri dari petugas gabungan dari jajaran kecamatan, kelurahan, polsek dan koramil. “Insyaallah mulai tadi malam, akan kita terus rutinkan. Pak Kapolsek dan Danramil juga sudah menyampaikan bahwa patroli ini akan kita laksanakan setiap malam,” pungkasnya.



