“Maka di setiap RW itu pemuda yang belum bekerja yo ngerjakno (ya mengerjakan) paving, rutilahu, dan jamban oleh pemuda di kampung itu yang menganggur. Sehingga akan mengurangi kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka (TPT). Ketika saya melihat kekuatan dan keguyuban KSH, PKK, para pemuda, LPMK, dan RT/RW, saya yakin bahwa di tahun 2023 akan semakin guyub,” jelas dia.
Karenanya, Wali Kota Eri Cahyadi mengaku bangga dengan kerukunan dan gotong – Royong yang telah dibangun oleh masyarakat. Sehingga APBD Kota Surabaya bisa bergerak, dimanfaatkan, dan terwujud bagi seluruh warga di Kota Pahlawan.












