Indrajid dan warganya sebenarnya tak mempermasalahkan jika Armuji ingin melakukan sidak ke pembangunan jembatan di kampungnya. Hanya saja, dia dan warga menyayangkan jika tujuan dari sidak hanya untuk konten TikTok agar viral.
“Setiap peninjauan kok dilebokno (dimasukkan) TikTok. Kasihan warga kampung dan pekerjanya, kalau wes (sudah) masuk TikTok (viral negatif) ini ndak enak. Intinya warga tidak berkenan dimasukkan TikTok,” tegas dia.
Sebetulnya, kata dia, warga di kampungnya senang dengan adanya proyek pembangunan jembatan dan pavingisasi. Sebab, warga semakin tenang karena kampungnya kini tak lagi mengalami banjir.
“Warga senang dengan adanya proyek ini, warga sudah tenang tidak kebanjiran kayak dulu. Karena ini dulu memang pengajuan dari warga,” ucap dia.
Namun demikian, kata Indrajid, pasca kedatangan Wawali Armuji ke lokasi proyek dan videonya tersebar ke media sosial, justru membuat warga resah. “Malah dikira (warga) saya yang laporan (ke Wawali Armuji), cari-cari masalah. Padahal tidak ada masalah sebetulnya,” lanjut dia.
Saat ditanya apakah tujuan sidak Wawali Armuji juga untuk pencitraan, Indrajid berkata, tak ingin mencampuri urusan pribadi orang. Hanya saja, saat Armuji melakukan sidak, dirinya juga turut berada di lokasi dan masuk terekam ke dalam video TikTok Wawali.












