Melalui polling yang dilakukan dengan menilai sejumlah skillset yang diharapkan dapat dikuasai anak pada usia tertentu ini, terungkap bahwa: sebanyak 18,2% responden menyatakan anaknya belum mampu mengikuti instruksi 2 (dua) langkah ketika berusia 2 tahun dan 24,2% responden menyatakan anaknya belum mampu mendorong tangan keluar lubang baju atau mendorong kaki keluar lubang celana saat dibantu berpakaian di usia 12 bulan.
Banyaknya perubahan secara signifikan yang terjadi selama pandemi tidak hanya berat bagi orang dewasa, namun juga membingungkan bagi anak-anak dan berpengaruh pada tumbuh kembang si Kecil.
Psikolog Ajeng Raviando, Psi menjelaskan dalam kondisi yang tak menentu seperti pandemi juga dapat membuat pola stimulasi dan lingkungan mengalami perubahan yang cukup signifikan, misalnya seperti meningkatnya paparan gadget dan berkurangnya interaksi langsung dengan lingkungan.












