Surabaya, cakrawalanews.co – Ditengah hantaman budaya luar diera moderenisasi yang begitu riuh di kota surabaya yang memiliki perkembangan begitu pesat.
Nampaknya, masih ada warga Surabaya yang terus menjaga dan melestarikan budaya tradisional, khususnya kesenian karawitan.
Seperti yang dilakukan Margahayu, kelompok kesenian karawitan yang dinisiasi warga RW 02 Kelurahan Medokan Semampir, Kecamatan Sukolilo, kota Surabaya.
Nama Margahayu yang memiliki arti jalan keselamatan. Diambil sebagai harapan agar kesenian kkarawitan tetap lestari diera derasnya budaya moderen saat ini.
“Kelompok kesenian ini berdiri sejak setahun lalu ditengah masa pandemi. Dengan harapan, masyarakat memperoleh keselamatan ditengah pandemi,” ujar Tugimin Ketua Margahayu, disela acara ulang tahun pertama kelompok kesenian tersebut, belum lama ini.
Penuh harap, Tugimin menceritakan awal mula terbentuknya kelompo Margahayu, dimana dimulai untuk mengisi kegiatan warga RW 02, ditengah pembatasan kegiatan saat pandemi.
“Karena ketika itu tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan, kita bingung dan kesepian. Pekerjaan sepi, mau pulang kampung tidak bisa, hiburan terbatas. Kemudian kita kumpul-kumpul dan terbentuklah kelompok karawitan,” terangnya.











