Fokus ke depan, Nabil berharap ada atlet yang dapat membela Jawa Timur dalam ajang PON XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara. Tidak dipertandingkannya Bridge di PON Papua lalu diharap menjadi momen bagi Bridge Jatim melakukan persiapan lebih baik agar bisa membawa medali emas.
“Tentu semangat ini harus dibarengi kolaborasi sinergis KONI dan GABSI untuk membangun kriteria prestasi karena Oktober ini Puslatda, nanti ada promdeg yang baik promosi yang kurang didegradasi. Ini proses alami. Saya bangga peminat banyak berarti rekrutmen makin kuat dan mengerucut akan mewakili Jatim,” pungkasnya.












