Apa yang dikatakan oleh Wara Sundari Pramana dibenarkan oleh Kepala Kantor Kecamatan Bandas Prasetyo Iswahyudi. “Untuk penderita Stunting pada bulan timbang kemarin, Insyah Allah ada penurunan sedikit,kisaran 11 persen. Dan ini tetap kita genjot melalui kegiatan kegiatan di Pemerintah desa, dengan mengoptimalkan program Srikandi Biru, kader pendamping keluarga mau pun melalui anggaran angaran di Pemerintah Desa,” jelas Prasetyo Iswahyudi
Warga penderita stunting di wilayah Kecamatan Badas, lebih dominan dikarenakan pola pengasuhan dari orang tua. ” Kita juga mencegah adanya ibu hamil dalam kondisi kesehatanya kurang memenuhi syarat, nanti kita tingkat melalui Srikandi biru itu,” katanya
Srikandi biru merupakan kader yang dibentuk oleh isteri Bupati Kediri selaku ketua tin penggerak PKK, yang ada di setiap Kecamatan dan desa. Teknisnya para kader ini berkordinasi dengan lintas sektor, baik Dinas Kesehatan mau pun Dinas Pendidikan yang bertujuan untuk mencegah sekaligus terlibat dalam penanganan stunting. “Termasuk kolaborasi lintas sektor , baik dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan serta Dari KUA kita semua terlibat menjadi satu kesatuan,” tuturnya .



