Ketika ditanya terkait respon atas usulan warga tersebut, Anas Karno mengatakan bahwa saat ini pemerintah kota tengah menyiapkan skema pengembangan PT BPR Surya Arta Utama (BPR SAU) Perseroda dengan memberikan penyertaan modal guna bisa mendukung kelangsungan UMKM melalui sentuhan program kredit yang lunak.
“BPR SAU ini sudah melalui pembahasan dan finalisasi. Tadi saya sampaikan bahwa nanti saya akan mencoba untuk memfasilitasi UMKM dari sini untuk bisa pinjam,” terang Anas seusasi kegiatan.
Anas menambahkan, bahwa keberadaan pinjaman dari PT BPR SAU ini bisa meminimalisir praktek-praktek pinjaman yang tidak bisa diawasi oleh pemerintah.
“Selama ini banyak pinjaman-pinjaman baik online yakni Pinjol ataupun bank titil yang sangat memberatkan warga dan terlebih tidak diawasi oleh pemerintah atau ilegal, keberadann ini yang bisa memberatkan UMKM baik disini maupun secara luas di Surabaya,” tambahnya.



