“Keluarga besar KONI Jatim tturut berduka cita sedalam-dalamnya atas tragedi di Stadion Kanjuruhan. Sesaat, kita tundukkan kepala, berdoa untuk para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Doa terbaik untuk duka kita bersama,” kata Ketua KONI Jatim, M Nabil.
Mantan Komisioner KPU Jatim itu mengatakan, kegiatan olahraga tidak boleh berdampak pada proses kematian. Karena kegiatan olahraga harusnya menyatukan masyarakat.
“Ini bentuk keprihatinan kami bahwa nyawa ini terlalu mahal dibanding olahraga apapun. Kita kembalikan ini takdir Allah, mudah-mudahan semua berjalan baik. Semoga korban diampuni dosanya, diterima semua amalnya dan keluarga korban diberi kekuatan,” ungkap Nabil.












