Adanya kompor listrik tersebut, kata politisi asal Jember ini, akan menjadi beban bagi masyarakat miskin setelah ada kenaikan BBM. ” Masyarakat jadi bingung dan tentunya menjadi beban setelah adanya kenaikan BBM tersebut,”katanya.
Maka itu, pihaknya berharap kepada pemerintah untuk tidak menambahi beban masyarakat dengan kebijakan-kebijakan yang menyulitkan masyarakat “Harus dikaji terlebih dahulu sebelum membuat kebijakan. Saya tahu niat baik pemerintah dan tentunya tidak mungkin membuat kebijakan yang mensengsarakan rakyat,”ujarnya
Gus Fawait menambahkan pihaknya berharap pemerintah tak membuat kebijakan yang terburu-buru dan tanpa ada kajian terlebih dahulu dalam proyek kompor listrik nasional tersebut.”Lebih baik dikaji dulu baik buruknya sebelum resmi diberlakukan,”tandasnya.



