Zainuddin Amali mengatakan, ketika dirinya menjabat Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, saat itu dirinya rajin keliling sehingga mengetahui keinginan masyarakat. Termasuk dalam Pilgub empat tahun lalu, ketika dirinya menjadi tim pemenangan pasangan KarSa (Karwo-Saifullah Yusuf) jilid II. “Saya kira hal itu dapat menjadi modal bagi saya dengan Pak Fandi sebagai calon alternatif,” kata dia.
Hal yang sama diungkapka Fandi Utomo. Fandi yang maju dalam Pileg dari dapil Jawa Timur satu (Surabaya-Sidoarjo) mengaku telah mengetahui karakter masyarakat pemilih. “Sebagai pasangan alternative kami berdua tidak terlalu berambisi. Jika ada parpol yang melamar ya monggo. Kalau tidak ada toh kami masih menjabat sebagai anggota komisi II DPR RI,” kata dia.



