Kolonel Unang menyebut, pemenuhan gizi dalam upaya meminimalisir terjadinya stunting sangat penting. Pasalnya, hal itu bisa mengakibatkan berbagai dampak negatif pada Kesehatan, salah satunya kondisi gagal tumbuh pada anak balita dalam jangka pendek.
“Sedangkan, dalam jangka Panjang kondisi tersebut akan mempengaruhi kekuatan, daya tahan tubuh dan perkembangan otak anak,” ungkap Danrem.
Ia berharap, dengan adanya penyuluhan yang dihadiri oleh masyarakat hingga beberapa pihak terkait lainnya kali ini, bisa memberikan wawasan bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi mencegah adanya stunting pada balita.



