Andi yang Ketua Kadin Surabaya menyebut saat ini Partai Demokrat aktif melibatkan millenial yang bergerak di bidang sosial media, pengusaha, pendidikan, aktivis dan sebagainya. Agar millenial melek politik. Jadi kalau dilihat Gen Y dan Gen Z ini sadar politik tapi untuk mengubah ke perilaku politik sangat susah sehingga apatisme masih tinggi.
“Untuk itu kita menggandeng influencer seperti mbak Dita itu untuk bisa mendidik bahwa pergerakan bangsa ini sekarang ditentukan oleh anak milenial, gen z dan gen Y dan gerbongnya harus semakin solid untuk Partai Demokrat maupun bangsa Indonesia,” sebutnya.
Karena kalau dilihat dari ketokohannya, kata Andi, misalnya Mas AHY adalah Ketum parpol termuda di Indonesia. Kemudian Mas Emil adalah Ketua Partai termuda di Jatim. Maka disetiap aktivitasnya, para milenial ini menjadi pelaku dan tidak hanya menjadi komoditas politik tanpa peran aktif sangat terbuka lebar.
“Apalagi sekarang ada medsos, seperti tik tok, twitter, instagram dan sebagainya tentu sangat dimudahkan. Terlebih, The Future of the movement itu ada di dunia digital. Untuk itu perlu kita melibatkan anak muda sebanyak-banyaknya untuk perbaikan masa depan bangsa ini dimulai dari Jawa Timur,” ucap pemuda murah senyum ini. (Caa)



