Atlet pencak silat Surabaya, kata Bambang Haryo, keluar sebagai juara umum dengan raihan 4 emas, 4 perak dan 5 perunggu. Empat emas dihasilkan melalui 2 nomor tanding dan 2 TGR/seni.
“Sebenarnya persiapan (ke Kejurprov Pelajar di Jember) yang minim karena semua anggaran secara mandiri, Alhamdulillah bisa juara umum,” sebut Bambang Haryo di Surabaya, Senin (29/8/2022).
Melihat potensi luar biasa pencak silat, Bambang Haryo berharap ada dukungan dari Pemkot dan KONI Surabaya. Supaya prestasi pencak silat terus meningkat lagi dengan dukungan besar dari pemerintah.
“Pemkot (Surabaya) harus dukung, terlebih seni bela diri, silat merupakan kebudayaan Indonesia. Dan silat bisa jadi unsur pertahanan bangsa ini, khususnya Pemkot Surabaya ini. Pemkot bisa jadikan pencak silat sebagai sumber devisia bagi Surabaya. Jika ditunjukan silat ke turis asing, mereka sangat suka sekali,” tutur Bambang Haryo.
Bambang Haryo menyayangkan jika Pemkot Surabata tidak memberi dukungan atlet-atlet pencak silat. Karena pencak silat selalu juara umum di banyak event. Surabaya merupakan kota pesilat atau bela diri.



