Usai menandatangani Rombong Pentol Huenak sebagai tanda peluncuran, Wali Kota berharap Rombong Pentol Huenak RPH bisa berkelanjutan dan dimanfaatkan masyarakat berpenghasilan rendah di Surabaya untuk menambah pendapatan keluarga.
Direktur Utama RPH Fajar A. Isnugroho mengatakan, Rombong Pentol Huenak hasil kerjasama dengan PT. BPR Surya Artha Utama (SAU), memang ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kota Surabaya.
“Rombong Pentol Huenak diharapkan bisa menambah pendapatan masyarakat berpenghasilan rendah. RPH menyediakan rombong lengkap beserta perlengkapan jualan, serta bahan berupa pentol bakso, siomay, tahu bakso dan dimsum. Sedangkan untuk MBR, RPH bekerjasama dengan lurah-lurah yang mengetahui data valid MBR di wilayahnya”, kata Fajar. Untuk tahap awal akan disiapkan 7 Rombong Pentol Huenak yang akan disebar di 7 titik kota Surabaya.
RPH menyiapkan dua skema Rombong Pentol Huenak untuk MBR, yaitu sistem komisi dan honor.












