“ Sehingga dimasa mendatang kemandirian partai dalam sikap, kemandirian dalam tindakan maupun kebijakan partai itu bersumber dari spirit nilai-nilai PDI Perjuangan,” tuturnya.
Lantas, sudah 26 tahun pula, lanjut Adi, banyak generasi muda yang ikut bergabung bersama PDI Perjuangan, maka pewarisan sejarah peristiwa kuda tuli ini menjadi penting.
“ Supaya anak-anak muda yang kelak memimpin partai ini menyadari bahwa, partai ini didirikan dengan seluruh pengorbanan dengan jiwa, air mata bahkan nyawa dan tidak hanya sekedar akte notaris,” lanjutnya.
Adi menambahkan, hanya PDI Perjuangan yang sebagaimana tadi disampaikan oleh Mas Whisnu Sakti Buana, yang didirikan atas dasar darah, keringat, air mata dan harta benda.



