Ia menambahkan, target ini membutuhkan upaya lebih dari Gerindra Jatim sebagai sebuah pekerjaan rumah. Sebab, berkaca dari perolehan hasil Pileg 2019 misalnya di DPRD Jatim, belum ada legislator perempuan dari Gerindra Jatim. “Tentu itu pekerjaan rumah bagi saya, karena dalam pemilu 2019, gagal mengantarkan legislator perempuan ke Indrapura (DPRD Jatim),” jelas Sadad yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim.
Di sisi lain, kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan itu berlangsung di Yayasan Al-Ma’ruf, lembaga yang dipimpin anggota DPRD Jatim Imam Makruf. Sejumlah tokoh turut hadir. Selain ratusan aktivis perempuan, turut hadir dalam kesempatan itu adalah tokoh perempuan Roaitu Nafif Laha dan Lilik Nurlatifah, Wakil Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Jawa Timur. (Caa)



