“Masyarakat suku Tengger mempercayai bahwa dengan adanya ini hasil panen pada tahun berikutnya akan berlimpah dan mendapatkan berkah dari sedekah bumi,” jelas Rendy, salah satu dukun di Tengger.
Sebelum perhelatan Yadnya Kasada 2017 dilaksanakan, Pemkab Probolinggo juga menggelar serangkaian kegiatan dengan tajuk Eksotika Bromo. Acara dilaksanakan sejak 7-8 Juli lalu dengan menampilkan berbagai kesenian tradisi seperti reog, jaranan, tari tradisi, pertunjukan musik, dan pembacaan puisi di lautan pasir Bromo.












