[penci_blockquote style=”style-2″ align=”none” author=”Fauzie Mustaqiem Yos, Kadinkopdag Kota Surabaya” font_weight=”bold” font_style=”italic”]Kami sudah menjadwalkan secara bergantian UMKM mana saja yang akan masuk untuk berdagang di Jembatan Suroboyo. Untuk setiap sesi, kami menyediakan 20 UMKM[/penci_blockquote]

Surabaya, cakrawalanews.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah membuka kegiatan Car Free Day (CFD) di Jembatan Suroboyo. Dalam CFD tersebut juga Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya juga mencoba untuk menghadirkan food truck untuk mendampingi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan dikawasan tersebut. Berita Terkait : Dinkopdag Pastikan Kehadiran Food Truck Tak Ganggu Omzet UMKM di CFD Jembatan Suroboyo
Alih-alih ingin fokus menggerakkan UMKM lokal, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Fauzie Mustaqiem Yos mengatakan bahwa konsep yang digunakan pada CFD di Jembatan Suroboyo dengan menghadirkan food truck adalah tahapan uji coba. Sebab, ia ingin melihat antusiasme dari pemilik food truck.












