“Karena ada penyimpangan sejarah yang terjadi selama ini. Bahwa Bung Karno itu ditulis dalam cerita itu lahir di Blitar. Dan kegiatan di Surabaya ini sebagai bentuk pelurusan sejarah. Supaya anak muda tahu bahwa Bung karno itu Arek Suroboyo,” pungkas Djarot.(hadi)
Penataan Kampung Peneleh-Pandean jadi Kawasan Wisata Heritage Ditarget Rampung pada 10 November



