Pria yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya ini lantas memaparkan, pada 20 Mei 1908, Organisasi Budi Utomo didirikan oleh dr Soetomo, yang jasadnya dimakamkan di Surabaya serta kerap diziarahi.
Dimana kehadiran Budi Utomo melahirkan gelombang kesadaran menuju kemerdekaan. Dalam konteks sekarang, kebangkitan nasional mendorong segenap kekuatan bangsa untuk pulih dari pandemi.
Di Kota Surabaya, lanjut Adi, pemulihan ekonomi didorong oleh kekuatan belanja APBD Surabaya yang tahun 2022 ini disahkan sebesar Rp10,3 triliun.
“Serta tentu saja juga bertumpu pada kolaborasi dunia usaha dan segenap kekuatan rakyat. Semuanya bergotong royong memulihkan ekonomi, melindungi kelompok rentan, memajukan anak muda, melengkapi infrastruktur kota, dan merawat harmoni kebhinnekaan Kota Pahlawan,” ujar Adi.



