Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PKS ini menambahkan, saat ini ada sekitar 40 persen APBD untuk bisa diserap oleh UMKM di Kota Surabaya yang harus bisa dinikmati oleh UMKM sebagai upaya pemulihan ekonomi.
“40 persen dari APBD dianggarkan untuk menguatkan UMKM. Di samping itu, ada aset dan lahan milik pemkot yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk ketahanan pangan maupun pemberdayaan ekonomi. Nah, kita mendorong aset pemkot ini segera dipetakan, lalu dimanfaatkan dengan maksimal,” tuntasnya.
Karena itu, Aning mendorong agar Pemkot Surabaya serius dalam mengawal misi pemulihan ekonomi. Dengan anggaran yang tidak sedikit, Aning meminta dinas terkait tidak hanya memberikan pelatihan, namun juga membantu pelaku UMKM dalam pemasaran, hingga bantuan permodalan.












