Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno, yang mendatangi lokasi setelah mendapat aduan dari warga setempat.
” Berdasarkan keterangan warga dan saya saksikan sendiri, memang pipa PDAM terputus akibat terhantam alat berat backhoe saat melakukan penggalian tanah,” terangnya.
Politisi PDIP Surabaya itu menyayangkan atas kejadian tersebut. “Akibatnya sekarang ini warga di dua kampung sekitar lokasi pengerjaan kesulitan air bersih,” ungkap Anas.
Anas kembali mengatakan, seharusnya pihak yang melakukan pengerjaan box culvert, bisa memetakan utilitas dikawasan tersebut sehingga menjalin komunikasi dengan PDAM untuk memitigasi resiko pengerjaan. Sehingga bisa dilakukan antisipasi ketika insiden terjadi.












